Selasa, 03 Juli 2012

i hate math

i was good at math before they decided to mix the alphabeth in it...








looooool XD




ahaha,,,so stupid  :D



Senin, 02 Juli 2012

Jenis Jenis Obligasi


1.       Obligasi dengan jaminan dan obligasi tanpa jaminan


Obligasi dengan jaminan ( Secured Bond) memiliki aset khusus untuk dijadikan jaminan atas penerbitan obligasi tersebut. Contohnya adalah real estate


Obligasi hipotek ( mortgage bond) obligasi yang dijamin dengan aset khusus yang disisihkan untuk melunasi obligasi itu disebut obligasi dana pelunasan( sinking fund bond)


Obligasi tanpa jaminan ( unsecured bond) diterbitkan melalui kredit umum peminjam. Obligasi tersebut yang dinamakan obligasi debentur (debentured bond) digunakan oleh perusahaan besar yang memiliki peringkat kredit yang baik.


2.       Obligasi berjangka dan obligasi berseri


Obligasi berjangka ( term bond) adalah obligasi yang jatuh tempo pad waktu yang bersamaan di masa mendatang


Obligasi berseri( serial bond) adalah obligasi yang jatuh tempo pada waktu yang berbeda ( secara berangsur angsur)


3.       Obligasi atas nama dan obligasi atas unjuk


Obligasi atas nama (rgistered bond ) adalah obligasi yang diterbitkan atas nama pemilik . pembayaran bunga pada obligasi atas nama dilakukan dengan memeriksa cataatn pemegang obligasi.


Obligasi atas unjuk ( bearer coupon bond) pemegang obligasi atas unjuk harus mengirim kupon untuk menerima pembayaran bunga. Kupon obligasi dapat dipindahtangankan kepada pihak lain. Sebaliknya pemindah kepemilikan obligasi atas nama mengharuskan pembatalan obligasi oleh perusahaan dan penerbitan obligasi baru. Kebanyakan obligasi yang diterbitkan saat ini adalah obligasi atas nama.


4.       Obligasi konvertible dan obligasi yang dapat ditarik


Obligasi yang dapat dikonversi/ konvertible bond adalah obligasi yang dapat dikonversi menjadi saham umum berdasarkan pilihan dari pemegang obligasi


Obligasi yang dapat ditarik kembali / callable bond adalah obligasi yang dapat ditarik kembali oleh perusahaan sebelum jatuh tempo

Jenis Arus Kas Masuk dan Keluar

Aktivitas operasi --> pos pos laporan laba rugi
Arus kas masuk:
·         Dari penjualan barang dan jasa
·         Dari pengembalian pinjaman(bunga diterima) dan sekuritas saham (deviden diterima)
Arus  kas keluar :
·         Ke pemasok untuk persediaan
·         Ke pegawai untuk jasa
·         Ke pemerintah untuk pajak
·         Ke pihak yang meminjamkan untuk bunga
·         Ke yang lainnya untuk beban
Aktivitas investasi --> perubahan pada investasi dan aset jangka panjang
Arus kas masuk :
·         Dari penjualan properti, pabrik, dan peralatan
·         Dari penjualan sekuritas utang atau modal entitas lain
·         Dari perolehan pokok pinjaman kepada entitas lain
Arus kas keluar :
·         Untuk pembelian properti, pabrik dan peralatan
·         Untuk pembelian sekuritas utang atau saham entitas lain
·         Untuk memberi pinjaman ke entitas lain
Aktivitas pendanaan à--> perubahan pada kewajiban jangka panjang dan equita pemegang saham
Arus kas masuk :
·         Dari penjualan saham biasa
·         Dari penerbitan utang (obligasi dan wesel)
Arus kas keluar :
·         Untuk pemegang saham sebagai deviden
·         Untuk melunasi utang jangka panjang atau membeli kembali modal saham

Penyusunan Laporan Arus Kas

Informasi yang disiapkan untuk laporan ini adalah :
·         Neraca Komparatif, menunjukan jumlah perubahan pada aset, kewajiban dan ekuitas pemegang saham dari awal hingga akhir periode
·         Laporan laba rugi saat ini, membantu menentukan jumlah kas yang dihasilkan atau digunakan oleh operasi selama periode tersebut
·         Informasi tambahan, menetukan bagaimana kas yang dihasilkan atau digunakan selama periode tersebut
Langkah 1 : menetukan kas bersih yang dihasilkan /digunakan oleh aktivitas operasi dengan mengubah laba bersih dari basis akrual menjadi basis kas. Langkah ini melibatkan menganalisis tidak hanya laporan laba rugi tahun terakhir tetapi juga neraca komparatif dan data tambahan pilihan.
Langkah 2 : menganalisis perubahan pada akun assets dan kewajiban tidak lancar dan mencatatnya sebagai aktivitas investasi dan pendanaan, atau sebagai transaksi nonkas yang penting. Langkah ini melibatkan menganalisis data neraca kompatratif dan informasi tambahan pilihan atas pengaruhnya pada kas
Langkah 3 : membandingkan perubahan bersih pada kas di laporan arus kas dengan perubahan pada akun kas yang dilaporkan pada neraca untuk memastikan jumlahnya sesuai. Selisih antara salso kas awal dan akhir dapat dihitung dengan mudah dari neraca komparatif
Untuk menjalankan langkah 1, laba bersih harus diubah dari basis akrual ke basisi kas. Dengan metode tidak langsung atau metode langsung . kedua metode ini berbeda dalam hal bagaimana mendapatkan jumlahnya.
Metode tidak langsung lebih banyak digunakan karena lebih mudah dan lebih sedikit mengeluarkan biaya dalam penyusunannya, metode ini berfokus pada perbedaan antara laba bersih dan arus kas bersih dari aktivitas operasi.
Metode langsung menunjukan penerimaan dan pembayaran kas operasi, membuatnya lebih konsisten dengan tujuan laporan arus kas. FASB menyatakan lebih memeilih metode langsung